Pekanbaru, Verostv.com – Delapan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2025 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Literasi Bela Negara” di Panti Asuhan Rumah Bintang, Pekanbaru, pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akademik yang dilaksanakan di bawah bimbingan Ripi Hamdani, S.Pd., M.Pd. selaku dosen pengampu mata kuliah.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya nilai-nilai bela negara serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini. Melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif, para mahasiswa berupaya menyampaikan materi dengan cara yang mudah dipahami dan menyenangkan bagi peserta.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa menjelaskan bahwa bela negara merupakan sikap dan tindakan setiap warga negara dalam menjaga keutuhan, keamanan, dan kedaulatan negara. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa bela negara tidak hanya dilakukan melalui perjuangan fisik, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin belajar, menaati peraturan, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menggunakan teknologi secara bijak.
Selain itu, mahasiswa juga mengajak peserta untuk memahami berbagai nilai penting yang menjadi dasar kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Nilai-nilai tersebut meliputi toleransi, gotong royong, rela berkorban, dan musyawarah. Dalam sesi ini, peserta diajak berdiskusi secara aktif mengenai makna dan contoh penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa menjelaskan bahwa toleransi merupakan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada di lingkungan sekitar. Gotong royong dipahami sebagai bentuk kerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Sementara itu, sikap rela berkorban dijelaskan sebagai kesediaan mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Adapun musyawarah dipahami sebagai cara menyelesaikan permasalahan melalui diskusi dan kesepakatan bersama untuk memperoleh solusi terbaik.
Untuk menjaga semangat peserta selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menyisipkan sesi ice breaking berupa permainan sederhana yang mengundang antusiasme anak-anak. Suasana yang penuh semangat dan keceriaan membuat kegiatan berlangsung lebih interaktif serta membantu peserta tetap fokus dalam mengikuti materi yang disampaikan.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai peran generasi muda dalam menjaga bangsa dan negara. Dalam sesi ini, mahasiswa memberikan motivasi kepada peserta untuk rajin belajar demi meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik. Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai bahaya narkoba dan pergaulan bebas yang dapat memberikan dampak negatif bagi kehidupan generasi muda.
Mahasiswa turut mengajak anak-anak untuk aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Menurut pemateri, keterlibatan dalam kegiatan sosial merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus menjadi bagian dari implementasi sikap bela negara.
Setelah sesi penyampaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan berbagi cerita, perkenalan, serta interaksi santai antara mahasiswa dan anak-anak panti asuhan. Suasana hangat dan penuh keakraban semakin terasa ketika anak-anak mempersembahkan lagu Tomorrow Will Be Better secara bersama-sama sebagai bentuk apresiasi kepada para mahasiswa yang telah hadir dan berbagi ilmu bersama mereka.
Pada akhir kegiatan, mahasiswa menyampaikan kesimpulan bahwa bela negara merupakan sikap dan tindakan setiap warga negara untuk menjaga keutuhan, keamanan, dan kedaulatan negara. Nilai-nilai bela negara dapat diterapkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, semangat persatuan, toleransi, kepedulian sosial, dan rasa cinta tanah air.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa dan anak-anak Panti Asuhan Rumah Bintang. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai bela negara dapat tertanam sejak dini sehingga mampu membentuk generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan motivasi kepada adik-adik untuk terus belajar, menjaga persatuan, serta menerapkan nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari sebagai generasi penerus bangsa,” ujar salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau.
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau :
1. Keisya Aulia (250501268)
2. Jesslyn Anisfiella F (250501266)
3. Imam Wijaya (250501047)
4. Nasywa Naila Khansa (250501107)
5. Inaya Qulud (250501079)
6. Rizkia Fitriyani (250501188)
7. Nayyara Qahira (250501083)
8. Surya Simangunsong (250501089)










