Kesbangpol Siak Gencar Koordinasi dengan Polda Riau Cegah Radikalisme dan Terorisme

Pekanbaru, Verostv.com – Radikalisme dan terorisme merupakan ancaman serius bagi negara yang harus diberantas. Dalam upaya mencegah penyebaran paham tersebut di wilayah Kabupaten Siak, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus menjalin koordinasi intensif dengan Kepolisian Daerah (Polda) Riau.

Kepala Bidang Pengawasan Ormas pada Kesbangpol Kabupaten Siak, Ibrahim, menegaskan bahwa radikalisme harus ditangkal karena menyebarkan ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai dasar negara.

“Radikalisme adalah gagasan, paham, atau ideologi yang ingin mengubah secara fundamental tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, dengan cara yang tidak sejalan dengan Pancasila dan konstitusi NKRI. Ini harus kita hadapi bersama, termasuk dengan mengoptimalkan peran pemerintah daerah dalam pencegahannya,” ujar Ibrahim saat kegiatan koordinasi dengan Polda Riau di Kantor Kesbangpol Siak beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan bahwa perubahan pola terorisme dari cara tradisional ke bentuk modern menuntut kesiapsiagaan semua elemen, termasuk pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di wilayahnya. Pemerintah daerah, lanjutnya, dituntut untuk lebih responsif, terutama dalam menanggapi keresahan masyarakat.

“Optimalisasi peran Pemda sangat penting. Apalagi jika kita lihat pola rekrutmen dan aksi yang kini banyak dilakukan secara mandiri. Ini membutuhkan kewaspadaan tinggi dan kerja bersama dalam pemetaan jaringan, sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi aksi teror,” jelasnya.

Selain mendorong Pemda untuk menjadi ujung tombak penyebaran wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, Kesbangpol juga menekankan pentingnya kerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat dalam menjaga kerukunan dan menangkal ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

“Peran aktif tokoh masyarakat, agama, adat, ormas keagamaan, dan majelis agama sangat dibutuhkan dalam menangkal pengaruh kelompok radikal serta mendukung upaya deradikalisasi di Kabupaten Siak,” tegasnya.

Rilis : tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *